Berita Terbaru

Energi Bersih Untuk Pengendalian Krisis Iklim dan Pemerataan Energi

Para ahli memperkirakan kerusakan permanen iklim bumi akan tidak dapat dipulihkan lagi bila dalam jangka waktu 10 tahun ini kita tidak segera berubah menggunakan energi bersih. Untuk menjaga eksistensi dan kemakmuran umat manusia, proses transisi penghentian penggunaan bahan bakar fosil perlu segera dimulai.

Selengkapnya

Ikhtiar Mengurangi Sampah Makanan

Program ecoMasjid & program Living the Change adalah program lintas agama dimana ajaran agama tidak hanya melulu kegiatan ibadah ritual, namun juga di wujudkan dalam bentuk kegiatan kemanusiaan, khususnya dalam menghadapi dampak kerusakan lingkungan hidup dan perubahan iklim. Inisiatif ini ditujukan untuk mendapatkan komitmen individu untuk melakukan perubahan kehidupan di dua bidang, yaitu (i)Makan dari Terdekat (Locavore) dan (ii)Berbagi Makanan Lebih (BeraMaL), yang keduanya memiliki dampak signifikan pada pengurangan sampah makanan untuk perbaikan lingkungan hidup dan perubahan iklim guna kelangsungan kehidupan manusia masa depan.

Selengkapnya

HTC - Membuat Energi dari Biomassa Cair

Hydrothermal carbonization (HTC) mengubah campuran biomassa dengan kadar air hingga 70% menjadi hydrochar tanpa terlebih dahulu melakukan pengeringan dan atau pengeringan. Namun dalam melakukan proses HTC, umumnya digunakan energi primer sehingga tingkat keekonomiannya rendah akibat adanya biaya konsumsi energy tersebut. Sebuah usaha baru dilakukan memanfaatkan energi terbarukan dari Tungku RDF (Refuse Derived Fuel) sebagai energi input dalam proses HTC ini.

Selengkapnya

Kilang Biomassa – Sebagai Basis Ekonomi Berkelanjutan Masa Depan

Kilang biomassa adalah fasilitas yang mengintegrasikan proses konversi biomassa untuk menghasilkan bahan bakar, energi, panas, dan bahan kimia bernilai tambah dari biomassa. Konsep kilang biomassa analog dengan kilang minyak saat ini, yang menghasilkan berbagai bahan bakar dan produk dari minyak bumi.

Selengkapnya

Berbagi Makanan Lebih (BeraMaL)

Laporan the Economist bahwa Indonesia membuang makanan 300 kg/tahun/orang (peringkat kedua dunia) sementara 19 juta penduduknya kelaparan. Global Hunger Index (Indeks Kelaparan Global) 2018, Indonesia menderita tingkat kelaparan serius dengan skor 21,9 yang merupakan peringkat ke 73 dari 119 negara.

Selengkapnya

Pengelolaan Lingkungan Hidup di Masjid Istiqlal

Empat fasilitas di Masjid Istiqlal, yaitu IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) Domestik, Daur Ulang Air Limbah Wudhu, Kanal Plaza dan Wetland Apung dan Online Monitoring Kualitas Air Sungai Ciliwung diresmikan oleh menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada Ahad 23 Juni 2019.

Selengkapnya

Keharusan Masjid Membangun Sumur Resapan

Ajaran Islam sangat memperhatikan air. Menempatkan air bukan sekadar sebagai minuman bersih dan sehat yang dibutuhkan untuk kehidupan semua makhluk, melainkan juga menjadikannya sebagai sarana penting yang sangat menentukan bagi kesempurnaan iman seseorang dan kesahan sejumlah aktivitas ibadah.

Selengkapnya

Locavore - Makan dari yang terdekat

Locavore adalah orang yang mengonsumsi bahan-bahan lokal. Perilaku locavore akan meningkatkan Ketahanan Pangan masyarakat dengan memangkas jalur distribusi pangan. Dengan menghindari makanan impor dan memakan makanan lokal akan mengurangi dampak buruk sampah dari kerusakan pangan, packing dan re-packing serta dan penggunaan energi untuk penyimpanan dan berbagai moda transportasi untuk distribusi.

Selengkapnya

Hewan yang Berfikir

Sebagai salah satu ibadah yang paling agung, puasa / shaum merupakan sarana untuk melatih seorang Muslim agar memiliki kecerdasan emosional dan mental yang sehat. Shaum melatih seorang hamba untuk mengendalikan hawa nafsunya dari berbagai godaan untuk mencapai kesempurnaan akhlak. Manusia telah dikaruniai akal dan nafsu, jika seseorang mampu menggunakan akal dan mengendalikan nafsunya maka kedudukannya beberapa derajat di atas malaikat akan tetapi jika seseorang tidak mampu menggunakan akal dan menjadikan nafsu sebagai tuannya maka kedudukannya jauh lebih hina dari binatang. Kegiatan menjaga dan memakmurkan bumi adalah refleksi dari akhlak orang beriman untuk mencapai ketakwaan.

Selengkapnya

Materi Sosialisasi Fatwa Satwa Langka 2 Mei 2019

Pelestarian Satwa Langka Untuk Menjaga Keseimbangan Ekosistem

Selengkapnya

Hubungi Kami

Alamat

Gedung MUI,
JL. Proklamasi No. 51
Menteng Jakarta Pusat 10320

Telpon

0822 6104 3127
087 87 87 19 285
0857-10000-292
(021)21390247

Email

ecomasjid@gmail.com

 

Web LPLHSDA MUI

hhtp://mui-lplhsda.org
Lembaga Pemuliaan Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam MUI