Kelangkaan Air, Pangan dan Energi Mengintai Anak Cucu Kita

Warisi mereka dengan Penghidupan Berkelanjutan

Selengkapnya

Berita Terbaru

Apakah Suhu Mempengaruhi Penyebaran Virus Corona?

Banyak pihak yang menyampaikan bahwa virus corona akan berkurang atau berakhir pada musim panas sekitar awal Juli karena kenaikan suhu suatu daerah. Menurut Imam Ibn Hajar al Asqallani yang kehilangan 3 anaknya karena wabah Thaun, berkata bahwa “pada umumnya wabah penyakit terjadi selama musim semi, kemudian sirna pada awal musim panas” . Bagaimana menurut penelitian?

Selengkapnya

Perubahan Iklim Memacu Berjangkitnya Penyakit Menular

Virus Corona telah lepas menjadi bola liar yang akan bermutasi ketika bereplikasi, dan dapat berevolusi cepat sesuai dengan keadaan yang ditemuinya. Munculnya banyak penyakit menular baru bersamaan dengan perubahan iklim global menimbulkan banyak pertanyaan. Prof. Stanley Maloy ahli mikrobiologi Amerika, memberikan jawaban dari fakta-fakta dan penelitian atas wabah-wabah sebelumnya terjadi dan kaitannya dengan kenaikan suhu bumi yang hanya satu derajat celsius. Dalam pandangan Islam, wabah merupakan konsekuensi atas perbuatan manusia sebagai bentuk kasih sayang Allah Swt karena dibalik kesulitan ada hikmah dan datang bersama kelapangan. Allah Swt berjanji akan menyembuhkan penyakit untuk kita semua seperti halnya pemberian makan dan minum untuk kita semua.

Selengkapnya

Virus Corona Menunjukkan Kita Untuk Disiplin Menjaga Kesehatan Bumi

Virus corona merupakan penyakit zoonosis – artinya penyakit menular akibat perpindahan virus dari hewan ke manusia. Seiring hilangnya habitat dan keanekaragaman hayati secara global, wabah virus corona Covid-19 mungkin hanya awal dari pandemi masal yang lebih dahsyat bila kita tidak berbuat sesuatu untuk pencegahannya. Pengamatan atas fakta-fakta masa kini dan lampau menumbuhkan disiplin baru bagi kita, yaitu pentingnya menjaga kesehatan bumi, melalui peningkatan hubungan timbal balik yang saling menguntungkan antara kesejahteraan manusia, seluruh makhluk hidup lainnya dalam suatu ekosistem yang sehat dan seimbang.

Selengkapnya

Pemberdayaan Masyarakat Gambut melalui Masjid Ramah Lingkungan

Restorasi gambut akan berjalan baik jika berpijak pada partisipasi masyarakat. Dengan demikian, restorasi gambut tidak boleh menghilangkan hak, mengurangi akses ataupun merugikan masyarakat yang ada di sekitar kegiatan restorasi. Pelaksana restorasi gambut meliputi penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan; masyarakat hukum adat atau masyarakat lokal; instansi Pemerintah atau pemerintah daerah; atau pihak ketiga yang ditunjuk oleh Pemerintah dan/atau Pemerintahan Daerah.

Selengkapnya

Komunitas ecoMasjid yang Terdaftar (58)

Daftarkan masjid anda dengan cara mendownload dan isi formulir pendaftaran.

Download

Level ecomasjid

Sertifikat Label ecoMasjid dilakukan 4 Label (Benih, Tunas, Tumbuh dan Ranum).

Dengan mengisi formulir dan menyerahkan kembali ke Sekretariat ecoMasjid maka Masjid anda akan mendapatkan sertifikat label Benih dan akan di cantumkan di peta ecoMasjid dan Insya Allah akan mendapatkan beberapa fasilitas yang sedang disiapkan. Tahap selanjutnya adalah mengisi formulir penilaian mandiri untuk bisa naik ketingkat selanjutnya. Berikutnya adalah kunjungan lapangan oleh tim ecoMasjid untuk dapat menilai langsung penilaian yang dilakukan.

Krisis air dan energi di Indonesia

Apa itu EcoMasjid ?

Konsep ecoMasjid berasal dari dua kata Eco dan Masjid yang masing-masing mempunyai definisi berbeda. "Eco" diambil dari kata “ecology” yang merupakan terminologi yang erat kaitannya dengan ekosistem, yaitu suatu sistem yang terbentuk oleh hubungan timbal balik antar makhluk hidup dan lingkungannya.

Sedangkan Masjid adalah tempat bersujud. Istilah masjid menurut syara adalah tempat yang disediakan untuk shalat di dalamnya dan sifatnya tetap, bukan untuk sementara.

Sehingga ecoMasjid adalah tempat beribadah tetap yang mempunyai kepedulian terhadap hubungan timbal balik antar makhluk hidup dan lingkungannya.

Keberhasilan menciptakan kehidupan yang ramah lingkungan merupakan penjelmaan dari hati bersih dan pikiran jernih umat beragama dan merupakan titik-tolak upaya menciptakan negeri yang asri, nyaman, aman sentosa: baldatun thoyyibatun wa Robbun Ghafur.”

Selengkapnya...

EcoMasjid ?

Program pengelolaan masjid yang berkelanjutan melalui aktivitas memelihara lingkungan hidup dan sumberdaya alam

Tujuan

Meningkatkan efektivitas dakwah lisan dan aksi nyata secara terukur sebagai perwujudan Islam yang membawa rahmat untuk seluruh alam semesta

Prinsip Dasar

  1. Mempersiapkan kemandirian umat dalam menghadapi ancaman kelangkaan air dan energi
  2. Berorientasi pada aspek idarah (manajemen), imarah (kegiatan memakmurkan), dan riayah (pemeliharaan dan pengadaan fasilitas)
  3. Membangun sinergi dengan masyarakat dan pemerintah
  4. Membangun pengelolaan masjid yang mandiri dan berkelanjutan

Orang Mukmin itu bagaikan lebah, jika ia makan sesuatu ia makan yang baik, jika ia mengeluarkan sesuatu ia keluarkan yang baik. Dan jika ia hinggap di ranting yang sudah lapukpun, ranting itu tidak dirusaknya.
(HR. Tirmizi)

Fasilitas ecoMasjid

Listrik Surya dan Biogas | EcoMasjid

Listrik Surya dan Biogas

Masjid sebagai pusat pengembangan peradaban Islam dalam menjalankan fungsinya sebagai tempat ibadah, tempat pendidikan dan tempat kemasyarakatan selain memerlukan air juga membutuhkan energi listrik diantaranya untuk

Selengkapnya...
Panen Air Hujan | EcoMasjid

Panen Air Hujan

Sistem Panen Air Hujan (PAH) untuk rumah tangga dipromosikan secara intensif oleh Dr. Agus Maryono dari Universitas Gajah Mada. PAH merupakan suatu sistem konservasi air tanah melalui penampungan dan pemanfaatan air hujan guna memenuhi kebutuhan air untuk sanitasi

Selengkapnya...
Tungku Bakar Sampah | EcoMasjid

Tungku Bakar Sampah

Dipedesaan pada umumnya tidak tersedia pengangkutan sampah untuk dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Sampah harus dikelola sendiri yang umumnya dengan dibakar di tempat sampah terbuka (open pit). Tentunya tempat sampah terbuka ini banyak menimbulkan masalah, selain tampak kotor, juga berbau, banyak binatang, lalat, dll

Selengkapnya...
Sumur Resapan | EcoMasjid

Sumur Resapan

Sumur resapan dapat dikatakan sebagai suatu rekayasa teknik konservasi air, berupa bangunan yang dibuat sedemikian rupa sehingga menyerupai bentuk sumur galian dengan kedalaman tertentu. Fungsi utama dari sumur resapan ini adalah sebagai tempat menampung air hujan dan meresapkannya ke dalam tanah

Selengkapnya...
Keran Hemat Air Wudhu | EcoMasjid

Keran Hemat Air Wudhu

Bersuci dengan melakukan wudhu merupakan salah satu syarat sahnya shalat. Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan air pada anggota-anggota tubuh, seperti wajah, kedua tangan, kepala, telinga, dan kedua kaki. Penggunan air untuk berwudhu seharusnya dilakukan secara cermat dan hemat. Hal ini mengacu pada hadits dari Anas bin Malik R.A

Selengkapnya...
Penyediaan Air Minum Pedesaan | EcoMasjid

Penyediaan Air Minum Pedesaan

Air, selain merupakan sumber kehidupan manusia yang tidak tergantikan, juga memiliki fungsi thaharah, yakni untuk bersuci untuk sahnya ibadah. Fiqh menetapkan bahwa alat suci dari hadas dan najis yang paling utama dan terpenting adalah air.

Selengkapnya...
Resapan Air dengan Guludan & Pohon  | EcoMasjid

Resapan Air dengan Guludan & Pohon

Penggunaan air, selain untuk minum, sekitar 25% - 50% konsumsi adalah untuk menyiram tanaman yang tergantung dimana anda tinggal. Penggunaan air ini bisa dikurangi dengan meningkatkan peresapan melalui pembuatan penumpukan tanah (guludan) searah kontur tanah yang memotong lereng (Swale).

Selengkapnya...
Embung Desa | EcoMasjid

Embung Desa

Embung desa atau penampung air dalam skala besar adalah salah satu dari empat prioritas dana desa. Hingga saat ini sebagian besar desa di Indonesia masih menjadikan bidang pertanian sebagai tumpu dalam menghidupi ekonomi warga. Akibat kekurangan air, dari jumlah itu sebagian besar baru bisa panem 1,4 kali dalam setahun

Selengkapnya...
Kompor Biomasa | EcoMasjid

Kompor Biomasa

Teknologi tungku masak biomasa yang lebih aman, efisien dan berkelanjutan. Tungku biomasa merupakan tungku gasifikasi biomassa, menggunakan sistem pembakaran dua tingkat

Selengkapnya...
Tungku Bakar Sampah Tanpa Asap | EcoMasjid

Tungku Bakar Sampah Tanpa Asap

pengelolaan sampah yang melibatkan pembakaran sampah secara tertutup dan teknik menghilangkan asap dengan meniru fenomena yang terjadi di alam dimana ketika selesai hujan udara akan lebih segar dan asap hilang

Selengkapnya...
Pembangkit Listrik Dari Sampah | EcoMasjid

Pembangkit Listrik Dari Sampah

Teknologi pembangkit listrik dengan menggunakan Energi Panas (kalor). Pada alat ini digunakan komponen yang bernama "Peltier". Pada umumnya Peltier adalah keramik yang bisa menghasilkan energi panas dan dingin jika di beri tegangan

Selengkapnya...
Gasifier: Membuat Gas dari Sampah Biomasa | EcoMasjid

Gasifier: Membuat Gas dari Sampah Biomasa

Sebuah unit prototipe dari desain gasifier downdraft bertingkat telah dibuat dan telah sukses diuji coba. Gasifier difabrikasi mengikuti petunjuk dari “Construction of a Simplified Wood Gas Generator for Fueling Internal Combustion Engines in a Petroleum Emergency” oleh Federal Emergency Management Agency, Washington

Selengkapnya...

Dengan mendaftar di web ini, berarti anda turut serta dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup dan sumber daya alam yang akan berimbas pada keberlangsungan hidup anak-anak kita generasi selanjutnya beserta keturunannya.

Buku EcoMasjid, Dari Masjid Makmurkan Bumi

Dapatkan Buku EcoMasjid

Permohonan buku ecoMasjid

Hubungi Kami

Alamat

Gedung MUI,
JL. Proklamasi No. 51
Menteng Jakarta Pusat 10320

Telpon

0822 6104 3127
087 87 87 19 285
0857-10000-292
(021)21390247

Email

ecomasjid@gmail.com

 

Web LPLHSDA MUI

hhtp://mui-lplhsda.org
Lembaga Pemuliaan Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam MUI